HUKUM MENYEBUT NAMA TUHAN SELAIN ALLAH

28 Sep

Salam,
terdapat ustaz2 yg mengatakan bahawa kita tidak boleh mengatakan- Tuhan agama kristian, yahudi, tuhan buddha @ orang China tu sedang menyembah tuhannya dll. kerana tidak ada tuhan selain Allah..

adakah ini hanya lebih kpd masalah bahasa melayu yg tidak kaya dgn
istilah @ merupakan perbahasan tauhid yg hanya memeningkan kepala org awam yg dah pun keliru/lesu…. wallahu a’lam.

___________________________________________

بسم الله، و الحمد لله، و الصلاة والسلام على رسول الله، وبعد

Apa yang dapat difahami dari maksud kalimah tauhid “La Ilaha Illa Allah” ialah “Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah”

Setiap agama mempercayai kewujudan tuhan masing-masing.Mereka mengagongkan dan memohon pertolongan dengan Tuhan-tuhan yang mereka sembah.Maka Islam membatalkan iktiqad sedemikian dengan mengatakan bahawa “Tuhan-Tuhan tersebut tidak berhak disembah melainkan Allah ‘Azza wa Jalla”. Tuhan-tuhan mereka itu tidak mampu melakukan apa yang Allah swt mampu buat.Allah swt lah yang memberi rezki dari langit dan bumi.Yang mencipta segala macam benda dan kejadian yang terdapat dibumi dan langit serta antara keduanya dan sebagainya sebagaimana firman Allah swt dalam Yunus ayat 31 :

قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَمْ مَنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ

Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang berkuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah.” Maka katakanlah “Mangapa kamu (masih lagi) tidak bertakwa kepada-Nya)?”

Kesimpulannya , secara umum banyak terdapat ayat-ayat Al-Quran yang menyebutkan bahawa terdapat segolongan manusia yang menyembah tuhan lain , selain Allah swt dan banyak juga ayat-ayat yang membatalkan penyembahan mereka itu , sebagaimana firman Allah swt dalam surah al-Baqarah ayat 165 :

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْدَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ وَالَّذِينَ آَمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ

Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).

Jelaslah disini , bahawa tidak ada salahnya menyebut ‘Tuhan agama krstian , agama Buddha , Hindu dan sebagainya DENGAN SYARAT , wajib kepada si penceramah tersebut MEMBATALKAN konsep penyembahan dan pengabdian yang sesat itu dengan kenyataan yang tegas dan jelas bahawa kesemua penyembahan selain kepada Allah swt adalah tertolak dan tidak diterima , kerana Hanya Allah swt sahaja lah yang LAYAK DAN BERHAK DISEMBAH DAN DIABDIKAN , sebagaimana kenyataan dari Allah swt melalui firman-Nya dalam surah Ali ‘Imran ayat 64 :

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ

Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.” Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).”

WA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: